Kaos Potidu

Kristal Memori Superman Bisa Jadi Kenyataan


Tidak lama lagi, komputer akan bisa menyimpan data ke dalam hard drive bening seperti kristal yang terbuat dari bahan kaca. Ilmuwan di Inggris mengembangkan cara baru menyimpan informasi yang terilhami dari kristal memori di film Superman itu.

Martynas Beresna dan timnya di Southampton University menggunakan laser untuk menata ulang atom dalam kepingan kaca, kemudian mengubahnya menjadi jenis baru memori komputer.

Mereka mengklaim penyimpanan memori berbahan kaca jauh lebih stabil dan tangguh dibandingkan jenis memori hard drive yang umum digunakan saat ini. Kelebihan ini bisa menjadi solusi mengingat memori hard drive saat ini rata-rata memiliki umur terbatas dan rentan rusak akibat kelembaban atau suhu tinggi.

Dilansir Telegraph dan dikutip detikINET, Senin (15/8/2011), memori berbahan kaca dapat bertahan pada suhu hingga 1.800 derajat Fahrenheit, tahan air, serta dapat bertahan hingga ribuan tahun tanpa kehilangan informasi yang disimpannya.

Adapun data atau informasi yang terdapat di dalamnya, dapat ditulis, dihapus atau ditulis ulang ke dalam struktur molekul kaca menggunakan laser.

Proses ini mengubah cara cahaya berjalan melalui bahan kaca, menciptakan pusaran cahaya yang terpolarisasi yang kemudian dapat dibaca dengan cara yang sama sebagai data yang dihantarkan serat optik.

Memori berbahan kaca ini seperti kristal memori yang ada dalam film Superman. Di dalamnya terdapat rekaman video dan data lain yang disimpan kedua orangtuanya. Ketika disisipkan pada sebuah perangkat pemutar, Superman pun dapat melihat semua data di dalamnya.

"Saat ini kami baru bisa menyimpan data setara dengan isi satu keping Blu-ray yakni hingga 50 GB. Ukuran penyimpan data berbahan kaca ini lebih kecil dari layar smartphone," kata Martynas.

Dia menyebutkan, penyimpanan data yang dikembangkannya akan sangat bermanfaat bagi perusahaan atau organisasi yang menyimpan file arsip dalam jumlah besar.

"Saat ini, perusahaan umumnya harus membackup arsip mereka setiap lima atau sepuluh tahun sekali karena memori hard drive biasanya berumur pendek," pungkasnya.

( rns / ash )