Kaos Potidu

7 Pelajaran Kepemimpinan Dari Kapten Kirk






1. Jangan percaya pada "no-win scenario".  Dari tes Starfleet Academy Kobayashi Maru hingga pada setiap saat penghancuran otomatis dinyalakan di pesawat USS Enterprise, kemudian dimatikan pada waktu peledakan, pelajaran penting yang diajarkan Kapten Kirk adalah tidak ada keuntungan sama sekali jika menerima "no-win scenario".  Kadang peraturan dibuat untuk dilanggar, jika suatu saat kita harus melanggarnya, lakukan untuk kebaikan.

2. Jalani kehidupan dengan pesona dan keajaiban.  Cara terbaik untuk menerima rasa takut adalah dengan memandangnya sebagai sesuatu yang menakjubkan.  Seperti yang dikatakan oleh William Shatner: “Kami bertemu aliens setiap hari yang memiliki sesuatu yang diberikan pada kami.  Mereka datang dalam bentuk orang-orang dengan pendapat yang bereda-beda. Untukku, Kirk selalu menjalani kehidupan dengan pesona dan keajaiban, itulah perasaannya tentang semesta dan semua yang dihadapinya.  Pertemuan dengan aliens baru tidak pernah dihadapi dengan rasa takut atau ketakutan.  Sebaliknya, emosi merupakan salah satu dari pesona, satu keajaiban dari penciptaan.” ~ William Shatner sebagai Captain Kirk (dari interview dengan Esquire)

3. Be an outlaw, bermainlah dengan aturanmu sendiri, bermainlah secara fair, dan selalu jaga kepentingan orang lain, tetapi jangan takut berkonfrontasi.  Untuk menjadi seorang petualang - yaitu untuk menjelajahi kehidupanmu sebagai sebuah petualangan - berarti Anda pasti akan memasuki sebuah konflik.  Ketika menjelaskan dirinya sebagai seorang prajurit, Kirk sebenarnya adalah seorang revolusioner.  Inilah sebabnya dia banyak menghabiskan waktu di penjara aliens.  Kirk menghargai pendapat orang lain, tetapi tidak pernah membiarkan pendapat-pendapat itu mengalihkannya dari prinsip-prinsip pribadinya.

“Dalam sebuah revolusi, ada seseorang dengan sebuah visi.”

 

4. Ambil tindakan, jika menghadapi situasi antara 'tidak melakukan sesuatu' dan 'mengambil tindakan'.  Jika diperlukan Kirk dapat melakukan sebuah lompatan sebelum melihat dan berimprovisasi selama perjalanan, menyesuaikan setiap tindakannya sesuai kebutuhan.  Ambil satu langkah dan lakukan apa yang kau pikirkan merupakan cara yang terbaik dibandingkan bersembunyi di belakang apa yang diharapkan darimu.

5.  Terima saran dan buat keputusan Anda sendiri.  Dua teman terbaik James T. Kirk menggambarkan pemikiran yang logis (Spock) dan emosi (McCoy) yang merupakan sifat alami manusia. Dia menerima saran mereka, tetapi jarang dikuasasi hanya oleh perasaan atau alasan saja.  Menerima saran dari orang lain adalah penting karena hal itu memberikan kita perspektif yang lebih luas terhadap segala situasi.  Tapi pada akhirnya, itu adalah kehidupanmu dan kau adalah kapten dari pesawatmu sendiri, jadi kaulah yang harus memutuskan.

“Satu keuntungan dari menjadi seorang Kapten adalah bisa meminta saran tanpa harus menurutinya.”


6. Lihatlah kesalahan dengan jujur.  Penting untuk diingat bahwa setiap orang akan selalu melakukan kesalahan.  Kita belajar lebih jauh dari kesalahan kita lalu melakukan sesuatu dengan lebih baik.  Begitulah caranya kita berkembang.  Seorang kapten yang baik tidak menyalahkan kesalahannya sendiri atau kesalahan orang lain.  Terimalah, pelajari, lalu lanjutkan.

“Jika aku memiliki kejujuran, lebih mudah untuk mengabaikan kesalahan.”



7. Terlibatlah, ikutlah bekerja, get your hand dirty.  Kirk jarang duduk di anjungan kapalnya, menyaksikan dari tempat yang aman.  Dari setiap planet yang baru, dia selalu memimpin penjelajahan.  Lihatlah kehidupanmu setiap hari sebagai sebuah planet baru untuk dijelajahi.  Masukilah, jalani kehidupanmu sendiri dan jelajahilah.