Kaos Potidu

Startrek, Kisah Futuristik Penjelajahan Antariksa

“Space: the final frontier. These are the voyages of the starship Enterprise. Its continuing mission: to explore strange new worlds, to seek out new life and new civilizations, to boldly go, where no one has gone before.”

 

Kalimat-kalimat tersebut selalu ada untuk membuka film seri Startrek The Original Series dan Startrek The Next Generation, walaupun sedikit berbeda.  Setiap fans startrek yang dsebut trekie atau treker pasti ingat kalimat-kalimat tersebut.  Termasuk saya yang juga sangat menyukai film startrek ini.

Film startrek ini mulai ditayangkan di tv di Amerika kira-kira tahun 1966.  Startrek merupakan sebuah film science fiction tentang kehidupan pada abad 23 dengan sentral cerita pada penjelajahan ruang angkasa yang dilakukan oleh sebuah pesawat antariksa canggih yang bernama USS Enterprise NCC-1701 bersama krunya yang pergi ke tempat-tempat yang belum pernah didatangi oleh manusia.
USS. Enterprise NCC-1701 E
Hingga saat ini ada 5 film seri tentang Startrek yaitu Startrek The Original Series, The Next Generation, Voyager, Deep Space Nine dan Enterprise yang merupakan prekuel empat seri startrek lainnya, dan 11 film startrek versi layar lebarnya.
Saya tidak ingat kapan saya pertama kali menonton film startrek ini.  Tapi saya ingat waktu saya kecil dulu saya pernah melihat salah satu karakter dari film startrek yang memiliki telinga runcing yang bernama Spock yang oleh rekan-rekannya sering dipanggil Mr. Spock, dan sepertinya itulah awal jatuh cintanya saya pada film startrek.

Mr. Spock
 Kemudian saya ingat, kalau tidak salah beberapa film startrek pernah juga ditayangkan di RCTI yang saat itu adalah satu-satunya televisi swasta di Indonesia.  Dan saya juga masih ingat, film seri startrek The Next Generation pernah juga ditayangkan di RCTI.  Kalau tidak salah waktu itu saya masih SMA dan pernah menunda les salah satu pelajaran karena waktunya bertepatan dengan jam tayang film ini.  

Kemudian film startrek versi layar lebar yang berjudul Generation juga pernah diputar di bioskop.  Karena tidak puas hanya sekali menonton saya ulang lagi hingga 2 kali.

Ketertarikan saya pada film startrek terutama didasari oleh minat saya tentang ruang angkasa dan tehnologi, dan film startrek sepertinya bisa mewakili imaginasi saya tentang ruang angkasa serta tehnologi canggih yang saat itu baru berupa khayalan walaupun saat ini ternyata ada beberapa tehnologi startrek yang sudah bisa diwujudkan.  Bahkan ada beberapa gadget yang tadinya hanya ada di film startrek yang saat ini ternyata sudah ada.

Ruang angkasa itu tak berbatas dan masih menjadi misteri, oleh karena itu imaginasi kita tentang ruang angkasa bisa lebih bebas bergerak tanpa batasan.  Kalau sebelumnya imaginasi saya tentang ruang angkasa dan tehnologi hanya ada dalam pikiran saya, atau paling tidak dari komik, tetapi dengan adanya film startrek seolah-olah imaginasi saya keluar dengan bebas dan memiliki wujudnya.

Ada beberapa media cerita startrek ini, yaitu film, komik dan novel termasuk juga ada game onlinenya.  Dari semua media ini saya paling suka yang berbentuk film karena imaginasi saya tentang ruang angkasa dan tehnologi canggih bisa tergambarkan dengan hidup dan lebih detail, terutama karena ada special efek yang canggih.  Dan saya kurang suka yang berbentuk novel karena panjang dan imaginasi saya kurang terbentuk.

Hingga saat ini karena saya lebih menyukai media cerita startrek berupa film jadi saya pun mengkoleksi film-film startrek terutama versi layar lebarnya mulai dari Startrek I The Motion Picture hingga Startrek The Future Begins yang tayang tahun 2009 lalu.