Kaos Potidu

Tehnologi Lama yang Cukup Bertahan

Benda-benda ini pada jamannya dianggap merupakan barang dengan tehnologi canggih.  Saat itu tidak ada tehnologi yang dapat mengimbangi kecanggihan barang-barang ini.  Karena dianggap canggih harganyapun memang tergolong tinggi untuk ukuran saat itu.  Karena harganya yang tinggi tidak semua orang sanggup memiliki barang-barang ini.   Tapi barang-barang ini sekarang sudah tidak ditemukan lagi.  Kalaupun ada hanya menjadi koleksi para kolektor.

1. Kamera Polaroid

Saat itu saya masih kecil.  Pertama kali melihat kamera ini saya begitu terkesan.  Kamera yang umum digunakan saat itu menggunakan rol film negatif untuk mengambil gambar kemudian mencetaknya di tempat khusus.  Tapi kamera ini memiliki kemampuan untuk mengambil gambar dan kemudian hasilnya langsung keluar dari kamera ini sehingga dapat kita lihat saat itu.  Kamera instan ini tidak dilengkapi dengan rol film negatif tetapi dengan sejenis kertas foto yang dapat langsung mencetak gambar yang diambil.   Saat itu kamera jenis ini masih tergolong mahal sehingga hanya orfang dengan kocek tebal saja yang mampu memilikinya.  Sekarang kita hanya perlu memiliki sebuah handphone dengan fitur kamera untuk mengambil gambar dan gambarnya bisa disimpan di harddisk.  Untuk mencetaknya tidak perlu datang ke tempat khusus, cukup dengan sebuah printer warna sederhana kita bisa mencetak foto yang kita ambil.

2. Mesin tik

Saya masih ingat ketika saya harus mengetik sebuah tulisan atau tugas dengan mesin tik.  Jari-jari terasa pegal dan sakit jika lama mengetik karena tuts keyboardnya memang keras.  Di ujung kertas saya harus menghitung kata-kata yang tersisa apakah cukup atau tidak agar perataan kanannya tetap rapih.  Suaranya cukup bising.  Dan jika ada kesalahan tik yang bisa kita lakukan adalah menghapusnya dengan tip-ex atau mengganti kertas.  Sekarang untuk mengetik kita menggunakan komputer.  Tidak perlu berpikir keras jika ingin rata kanan.  Kalau salah tinggal didelete.

3. Betamax

Betamax merupakan keluaran Sony yang cukup terkenal pada tahun 70-an.  Digunakan untuk merekam video.  Ukurannya cukup besar dan lebar.  Jika ingin melihat video harus menggunakan player khusus.

4. Kaset VHS dan Pemutar VCR\

Dua sejoli ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain.  VHS merupakan kaset dengan pita yang tergulung yang digunakan untuk menyimpan format video.  VCR merupakan player untuk memutar VHS.  Saat ini format video menggunakan DVD dan blu-ray disc dengan playernya DVD player atau Blu-ray player, atau cukup menontonnya di PC atau laptop.

5.
Remaja-remaja B-Boy pada era 80-an tidak lepas dari "gadget" satu ini.  Kemana-mana menenteng cassete player yang rata-rata berukuran besar pada pundaknya dan memutar lagu dengan keras.  Saat itu terkesan keren walaupun pundak pegal karena cassete player yang cukup berat.  Biasanya menggunakan 6 buah baterei besar.  Saat ini cukup menggunakan handphone yang dimasukan ke saku, tidak berat dan jika batereinya habis tinggal di recharge.

6. Kaset

Ini adalah pasangannya cassete player.  Berisikan format audio berupa musik atau rekaman suara lainnya.  Ukurannya seperti amplop kecil dengan ketebalan sekitar 1 cm.  Satu kaset setidaknya dapat menampung 12 lagu.  Bandingkan dengan CD yang dapat menampung ratusan lagu.

7. Telephone Mobil

Menelpon dengan menggunakan telepon mobil sungguh sangat dipandang prestise.  Mobil mewah tidak lengkap tanpa telephone mobil yang merupakan simbol status seseorang.  Sekarang lagi-lagi cukup menggunakan handphone.

8. Floppy Disc

Komputer saat itu tidak memiliki kapasitas penyimpanan harddisk yang besar, belum ada CD atau DVD-RW, apalagi flashdisk atau cloud storage.  Untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lain floppy disc adalah satu-satunya cara.  Floppy disc generasi pertama berukuran sangat besar dan mudah terlipat sehingga data yang tersimpan mudah rusak.  Floppy disc generasi terakhir memang sudah relatif lebih kecil walaupun tetap jauh lebih besar dibandingkan flashdisk dan kapasitasnya masih tetap kecil.


Tehnologi cetak kaos juga semakin canggih.  Tidak hanya sablon manual yang memiliki keterbatasan penggunaan warna, tetapi juga ada kaos print.  Silahkan lihat DISINI.