Kaos Potidu

Wonder Woman: Senjata dan Keterampilannya


Semua versi mengenai Wonder Woman/Diana menggambarkan dia seorang ahli atletic, akrobat, pertempuran dan strategi, terlatih dan berpengalaman dalam seni pertarungan kuno maupun modern dengana atau tanpa senjata, termasuk seni beladiri Amazon yang legendaris.  Di beberapa versi, ibunya melatihnya sebagai Wonder Girl agar nantinya bisa menjadi Wonder Woman.  Wonder Woman memiliki keterampilan tinggi dalam menggunakan gelang Amazonnya untuk menghentikan peluru dan menggunakan laso emasnya.  Dia adalah prajurit tangguh yang pernah mengalahkan Batman, Big Barda, dan Black Canary.


Diana memiliki senjata yang kuat sekelas senjata para dewa, tapi senjata utamanya adalah gelangnya yang tidak bisa hancur dan the Lasso of Truth.



Gelang anti pelurunya terbentuk  dari sisa-sisa perisai Athena yang legendaris the Aegis, untuk diberikan kepada juaranya.  Dengan gelang ini Wonder Woman bisa menahan peluru dan ledakan energy.  Dengan gelang ini juga Diana dapat menciptakan gelombang energy yang bisa membuat telinga Superman berdarah.  Belakangan, dia juga memiliki kemampuan untuk menghantarkan petir Zeus melalui gelangnya.  Dijelaskan oleh Zeus kekuatan itu sudah ada pada gelangnya sejak pertama kali dibuat karena merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perisai the Aegis.

The Lasso of Truth, atau Lariat of Hestia, ditempa oleh Hephaestus dari korset emas Gaea.  Gelang ini tidak bisa dihancurkan.  Satu-satunya saat gelang ini hancur adalah ketika kebenaran itu sendiri ditantang, sperti ketika Wonder Woman berkonfrontasi dengan Rama Khan of Jarhanpur, dan Bizarro. Hippolyta bahkan mengklaim bahwa Herkules pun tidak dapat menghancurkannya.  Lasso itu membakar dengan aura magis yang disebut the Fires of Hestia, memaksa siapapun yang terikat untuk mengatkan kebenaran.  Laso ini juga pernah memiliki kekuatan untuk memaksa orang yang terikat olehnya agar patuh terhadap setiap perintah yang diberikan padanaya, hal ini cukup efektif untuk mengalahkan mahluk dengan kemauan yang kuat seperti Captain Marvel.

Diana juga memiliki the Sandals of Hermes, atau talaria, yang memberi pemakainya kecepatan dan kemampuan untuk terbang.  Sandals of Hermes pertama kali dimiliki oleh Artemis lalu dimiliki oleh Wonder Girl. Diana juga memiliki the Gauntlets of Atlas, yang bisa meningkatkan kekuatan fisik dan stamina pemakainya.

Wonder Woman juga diceritakan memiliki sebuah Invisible Plane. Pesawat invisiblenya Wonder Woman mewaikili kemampuan bangsa Amazon dalam tehnik mesin.  Ketika diputuskan bahwa Wonder Woman harus memasuki dunianya para pria, bangsa Amazon membekalinya dengan sebuah pesawat dengan tehnologi yang membuatnya tak terlihat yang bisa melakukan penerbangan jarak jauh tanpa harus mengisi bahan bakar.  Walaupun pesawat itu tidak terlihat oleh mata telanjang, pilot dan penumpangnya sendiri masih terlihat oleh mata, sehingga memberikan ilusi ada orang duduk di angkasa.  Wonder Woman dapat berinteraksi dengan pesawatnya melalui telepati dan kadang menggunakan alat elektronik pada tiaranya untuk mengontrol arah terbang pesawatnya.



Legenda mengatakan bahwa pesawat itu sebelumnya adalah seekor Pegasus yang diberikan kepada Princess Diana oleh para dewa di Gunung Olympus, dengan syarat Diana bisa menjinakannya.  Pada akhirnya, disesuaikan dengan kemajuan science, konsep Pegasus terbang diubah menjadi the invisible plane.